Bujur bodas ayam kampung

Bujur bodas ayam kampung

Bujur bodas ayam kampung kemulusan serta kebohayannya tidak kalah dengan bujur milik para ayam kota yang sering kita temui di Mall-Mall dan atau para ayam yang senang ngerumpi di jalan gang H. Boim, Kecamatan Cigereleng, Ujung berung - Bandung, misalnya.
Bujur bodas ayam kampung
Bujur bodas ayam kampung yang hendak diceritakan ini adalah salah seorang gadis desa yang lumayan cantik, (kita sebut saja namanya neng Onah), tetapi...sayang sungguh di sayang, cap sebagai ayam kampung yang telah terlanjur melekat di dadanya menjadikan gadis desa yang satu ini menjadi frustrasi dan patah arang pada kaum lelaki akibat pernah tersakiti hatinya oleh pria hidung belang tetangga saya, akibat hatinya pernah dihancurkan, maka sejak itu neng Onah selalu berdandan sekseih dengan gincu (baca: lipstik) tebal yang warnanya selalu berwarna merah marun, pahanya yang putih kekuningan mulus serta jika berjalan selalu dilenggak-lenggok-kan seolah menantang kita-kita...hiyah..kita...ii-ya...kamuuuu...
Eneng Onah si Bujur bodas ayam kampung tak pernah merasa risih walau dihadapannya banyak kaum pria yang sedang sibuk bekerja mencari nafkah untuk keluarga memperhatikan sampai kepala mereka mlintir, bahkan ada beberapa lelaki yang meneteskan air liur gegara melihatnya kebohayan ayam kampung yang stu ini, bunyi glek sering terdengar dari tenggorokan para pria itu jika eneng onah sudah beraksi...dasar eneng Onah si Bujur bodas ayam kampung, dia mah cuek bebek saja...hadeuh

Bujur bodas ayam kampung tak terbantahkan memang sungguh-sungguh sangat bohay memiliki betis berisi bagaikan talas bogor dan bibir berwarna merah marun, sungguh eneng Onah si ayam kampung...ini sungguh sangat, nggilani.

Share this:

Related Posts

You Might Also Like:

Add your comment Hide comment

Disqus Comments