Gantung di Monas tea teh kapan atuh yah

Anas Urbaningrum yang telah dengan sukses melahap duit rakyat pada pembangunan wisma atlit/proyek Hambalang, pernah sesumbar siap di gantung di Monas. Jangan lupakan janji itu wahai rakyat, sebab kata agama apapun janji adalah hutang, dan hutang wajib dibayar, jika tidak dibayar maka jasadnya di dalam kubur akan kejepit serta dikerubuti oleh kalajengking...mengerih-kan dan kesianan banget kan?

Untuk hal tersebut, saya sebagai simpatisan dan sebagai Anaslopersnya (beda tipis dengan Olgalovers..gituh deh) merasa punya kewajiban untuk mengingatkan kakak Anas untuk memenuhi dan atau membayar janjinya di gantung di Monas hingga tepar (ingat....digantung di Monas-nya tidak sampai mati loch yah), ini saya lakukan agar beliau selamat dari kerubutan kalajengking dan jepitan tanah kuburannya...hihihiii.

Wahai kakak-ku Anas Urbaningrum yang berwajah kul (baca: suci) dan sedikit culun, dari pada nelongso di dalam penjara mendingan segera saja kakak minta pada yang menahanmu untuk segera di gantung saja di Monas, ngga sampe mati kok kak, cuman tepar doang dikit.
Baca juga Tanah murah (bukan buat kuburan loch)
Simak juga anak-anak negeri yang telah berprestasi menjadi KORUPTOR TELADAN yang telah mampu menorehkan namanya sebagai pelaku sejarah perjuangan bangsa Indonesia menjadi sebuah negara Adi Karya..eh Adi Daya Kusuma Jaya..keiles..
Silahkan klik YouTube para KORUPTOR TELADAN di Kawal Menteri

Gantung di Monas tea teh kapan atuh kang...saya sebagai Anaslopers udah kebelet beol nih gegara ngga sabar liat lidahmu melet-melet karena menahan sakitnya tambang yang menggantungmu di Monas, dan yang pasti, kisahmu saat digantung di Monas tentu akan meningkatkan visitor blog Desa Cilembu gegara memposting artikelnya...lumayan kan.

Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. BAGI PENGGUNA MOBILE, KLIK What do you think? atau dimana saja pada halaman disqus JIKA HALAMAN DISQUS TIDAK TERBUKA SEMPURNA .
Buka Komentar
© 2017 DESA CILEMBU - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger