Mengenali Formalin pada makanan


Formalin adalah bahan terlarang untuk ditambahkan dalam makanan, demikian penjelasannya pada Peraturan Menteri Kesehatan No. 722/Menkes/Per/ix/1988, tetapi karena formalin adalah sebuah zat dengan harga murah dan sangat efektif untuk mengawetkan dan membuat makanan tampak lebih kenyal dan terlihat lebih menarik, membuat banyak para pengelola makanan olahan menggunakannya demi meraup keuntungan tanpa memperdulikan bahayanya.
Bahaya yang dapat ditimbulkan oleh formalin, selain dapat menjadi racun dalam tubuh, kanker, mutasi gen dan perubahan sel dan jaringan tubuh. Secara kasat mata sulit mendeteksi makanan yang mengandung formalin, oleh sebab itu, upaya yang dapat kita lakukan untuk mengenali makanan yang mengandung formalin hanya dengan menyentuh dan mengamati  hal-hal seperti dibawah ini:
Ikan yang mengandung formalin:
  1. Insangnya memiliki warna yang merah tua dan terlihat tidak segar, sebaiknya ikan yang tidak mengandung formalin, insangnya berwarna merah segar,
  2. warna daging berwarna putih cenderung pucat,
  3. Ikan dapat awet pada suhu kamar selama lebih dari tiga hari,
Bakso yang mengandung formalin:
  1. Teksturnya lebih kenyal
  2. Bakso dapat bertahan lama hingga lebih dari dua hari.
Ikan Asin yang mengandung formalin:
  1. Memiliki bau yang khas, tetapi ikan asin yang berformalin tidak bau, bersih dan cerah,
  2. Pada suhu kamar ikan asin berformalin tidak rusak dan dapat bertahan hingga lebih dari satu bulan,
  3. Lalat tidak mau hinggap pada ikan asin yang berformalin.
Mie basah yang mengandung formalin:
  1. Mie sangat liat saat dipotong dengan sendok,
  2. Saat di pegang, mie terasa sangat kenyal dan meskipun sudah dibilas, aroma mie yang berformalin beraroma obat,
  3. Dapat bertahan hingga lebih dari 3 hari
Tahu yang mengandung formalin:
  1. Kenyal tidak padat tetapi tidak mudah hancur,
  2. Teksturnya keras
  3. Pada sushu ruang dapat bertahan lebih dari tiga hari, dan pada suhu kulkas tahu yang berformalin dapat bertahan hingga lebih dari 15 hari.
Ayam yang mengandung formalin:
  1. Lalat tidak mau hinggap pada daging ayam yang berformalin,
  2. Teksturnya kencang,
  3. Pada suhu ruang, daging ayam yang berformalin dapat bertahan hingga lebih dari dua hari.
Semoga dengan Mengenali Formalin pada makanan yang sehari-hari menjadi konsumsi sehari-hari, dapat membuat kesehatan kita selalu terjaga.
  1. Baca juga Ayam setres
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Template by Basri Matindas .- Proudly powered by Blogger