Pipis Bayi


Pipis Bayi termasuk Najis juga
Jangan menganggap jika Pipis Bayi tidak Najis, terkadang para orang tua terutama para ibu yang baru memiliki seorang bayi sering kali meremehkan pipis bayinya disebabkan ketika buah hatinya pipis, si ibu akan segera mengganti popok/celana bayinya terlebih dahulu dan membiarkan bahkan cenderung menyepelekan bahwa pipis bayi juga termasuk najis,sehingga sang ibu tidak segera membersihkan pipis bayi yang tergenang di kasur ataupun di lantai.
Jika dihubungkan dengan kewajiban seorang muslim untuk menjaga kebersihan terutama saat akan sholat, misalnya.
Penjelasan Najis
Najis terbagi dalam tiga tingkatan:
  1. Najis Mukhaffafah (najis ringan), cara mensucikannya yang terkena najis ringan ini cukup hanya dengan membersihkan/membasuhkan air ke tempat yang terkena najis.
  2. Najis Mutawassithah (najis sedang), yang di bagi lagi menjadi dua. 1). Najis 'Ainiyah (najis yang terlihat dan tercium baunya), cara mensucikannya dengan cara membasuhnya sebanyak tiga kali oleh air bersih hingga najisnya bersih dan hilang baunya. 2). Najis Hukmiah (najis yang tidak tercium baunya) cara mensucikannya dengan membasuh tempat yang terkena najis dengan mengalirkan air bersih pada tempat yang terkena najis ini.
  3. Najis Mughallazhah, (najis berat), seperti najis terkena air liur anjing atau air liur babi, cara mensucikannya dibasuh oleh air bersih sebanyak tujuh kali dimana pada satu kalinya harus dicampur dengan tanah.
Perbedaan cara mensucikan
Najis Pipis Bayi laki-laki (masih mengkonsumsi ASI)
Termasuk najis ringan, cara mensucikannya cukup dibasuh dengan air bersih pada tempat yang terkena pipis bayi laki-laki tersebut
  1. Baca juga Doa orang tua khusus untuk anak-anak
Najis Pipis bayi perempuan (masih mengkonsumsi ASI)
Termasuk najis sedang, cara mensucikannya harus dicuci oleh air bersih dan oleh sebagian dari pipis bayi perempuan tersebut
Pipis Bayi termasuk Najis juga
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
© 2017 DESA CILEMBU - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger