Profil Kabupaten Sumedang

Kondisi Geografis
Kabupaten Sumedang, masuk ke wilayah Provinsi Jawa Barat, terletak 6044’ - 7083’ Lintang Selatan dan 107021’ - 108021’ Bujur Timur dan memiliki luas wilayah 1 522.220 Km2 terdiri dari 26 Kecamatan dengan 276 Desa dan 7 Kelurahan.
Kabupaten Sumedang memiliki batas wilayah administratif :
  1. Sebelah Utara : Kabupaten Indramayu
  2. Sebelah Selatan : Kabupaten Garut
  3. Sebelah Barat : Kabupaten Bandung dan Kabupaten Subang
  4. Sebelah Timur : Kabupaten Majalengka
Kecamatan yang paling luas wilayahnya adalah Kecamatan Buahdua dan yang memiliki luas wilayah paling kecil adalah Kecamatan Cisarua.
Peta wilayah Kabupaten Sumedang
Kabupaten Sumedang berada di bagian wilayah tengah Provinsi Jawa Barat yang merupakan daerah lintasan utama mobilitas penduduk pada jalur regionalBandung - Cirebon dengan demikian maka lalu lintas menjadi sangat padat.Jarak dengan ibukota Provinsi Jawa Barat (Bandung) sejauh 45 km dengan jarak tempuh 90 menit
Baca juga Profil Desa

Kondisi Demografi
Penduduk Kabupaten Sumedang Tahun 2014 adalah 1.262.529 Jiwa terdiri dari penduduk laki-laki 600.306 jiwa dan perempuan 587.782 jiwa. Jumlah penduduk terbanyak terdapat di Kecamatan Jatinangor yaitu sebanyak 134.920 jiwa dan penduduk terbanyak kedua berada di Kecamatan Sumedang Utara sebanyak 123.639 jiwa, sedangkan di Kecamatan Surian jumlah penduduknya merupakan yang paling sedikit dengan jumlah 12.584 jiwa
Masalah Kesakitan Umum
Masalah Kehatan Kabupaten Sumedang adalah gangguan kesehatan yang dinyatakan dalam ukuran kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas). Perubahan masalah kesehatan yang terjadi pada umumnya digambarkan dengan perubahan Pola Penyakit dan Jumlah Kasus Penyakit yang dicatat dan diamati di fasilitas-fasilitas seperti 32 Puskesmas yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Sumedang dalam bentuk angka dan data sehingga akurat untuk dapat mengukur tingkat akurasi atas status kesehatan masyarakat itu sendiri. Seperti contoh yang diambil dari data kesehatanmasyarakat pada tahun 2014 bahwa jenis penyakit yang banyak di derita masyarakat adalah ISPA Non Spesifik sebesar 9 persen, sedangkan jenis penyakit yang paling sedikit di derita masyarakat Kabupaten Sumedang adalah penyakit gang kulit dan jaringan sebesar 2 persen.
Angka Kematian Ibu
Jumlah kematian ibu di Kabupaten Sumedang terdapat kenaikan sebesar 23 orang dari angka kelahiran hidup 29268 tahun 2014, penyebab kematian adalah perdarahan, hipertensi saat kehamilan, dengan melihat data tersebut, maka derajat kesehatan masyarakat masih perlu untuk di tingkatkan.
Angka Kematian Bayi
Angka kematian bayi di Kabupaten Sumeang mengalami penurunan dari 28 orang pada tahun 2012 menjadi 18 orang  pada tahun 2013 dari jumlah kelahiran hidup 29268.
Penyebab kematian bayi tertinggipada tahun 2013 adalah Pnemonia, Diare, hal ini dimungkinkan karena dalam pemberian pelayanan kesehatan ibu dan anak terdapat beberapa hambatan diantaranya adalah:
  1. distribusi dokter yang tidak merata,/
  2. kompetensi bidan yang masih kurang,/
  3. jumlah Poskesdes yang tidak dimiliki oleh setiap desa
  4. sarana bidan kit yang masih kurang
  5. obat-obatan kegawat daruratan di Poskesdes yang minim,
Angka Harapan Hidup
Angka harapan hidup di Kabupaten Sumedang mengalami kenaikan dari tahun ke tahun seperti data pada tahun 2011 (67,52) menjadi 67,63, pada tahun 2012, sedangkan kenaikan indeks kesehatan (IK) pada tahun 2011 (70,87%) menjadi 71,05% pada tahun 2012
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. BAGI PENGGUNA MOBILE, KLIK What do you think? atau dimana saja pada halaman disqus JIKA HALAMAN DISQUS TIDAK TERBUKA SEMPURNA .
Buka Komentar
© 2017 DESA CILEMBU - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger