3 Bahaya Pada Pangan dan Cara Pengendaliannya

3 Bahaya Pada Pangan dan Cara Pengendaliannya


Makanan Aman adalah Makanan yang bebas dari 3 Bahaya Pangan ~ Pangan yang menjadi kebutuhan hidup manusia terdiri dari berbagai macam dan bentuk, baik pangan yang berasal dari alam maupun pangan yang berasal dari hasil olahan. Keaneka ragaman bahan pangan yang sedemikian beragamnya pada saat ini justru kemudian mewajibkan kita untuk menjadi lebih waspada terhadap 3 bahaya pada pangan yang menjadi konsumsi kita sehari-hari, karena ternyata dari hasil penelitian para ahli pangan dunia menyebutkan bahwa ad 3 jenis bahaya pangan yang kerap terdapat pada pangan yang menjadi konsumsi manusia sehari-hari yang sering terabaikan.
Dibawah ini adalah ke 3 Bahaya Pada Pangan dan Cara Pengendaliannya untuk diketahui oleh kita semua.
3 Bahaya Pada Pangan
  1. Bahaya FISIK.Contoh: steples, potongan tali, rambut, dan atau kerikil
  2. Bahaya KIMIA.Contoh: Borak, Pestisida, Formalin,
  3. Bahaya BIOLOGI.Contoh: Mikroba, Bakteri penyebab penyakit, dan virus parasit
Baca Juga
  1. Kamus Lengkap tentang Ketahanan Pangan
  2. 7 Kelompok Pangan Gizi Seimbang
Bahan Pangan yang mudah dan sangat berpotensi membahayakan diantaranya adalah:
  • Telur,
  • Daging sapi,kambing dan daging babi,
  • Hasil unggas,
  • Protein kedelai,
  • Ikan, dan udang,
BAHAYA BIOLOGIS
  • Mikroba (Bakteri, kapang, kamir)
  • Binatang pengerat (tikus)
  • Serangga (lalat, dan lain-lain)
Bahaya Mikroba
Mikroba berbahaya yang mencemari bahan pangan dapat dibawa oleh :
  • Air tercemar
  • Debu
  • Lalat
  • Hewan peliharaan
  • Peralatan yang kotor dan tangan yang kotor
  • Penjual makanan yang tidak sehat
  • Pangan mentah dll.
Bakteri berbahaya Bakteri patogen:
penyebab penyakit seperti :
  • Typhus
  • Diare
  • Deman
Salmonella sp.
Terdapat dalam, telur, daging ayam, ikan, susu, es krim, air terkontaminasi
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini menimbulkan gejala seperti :
  • demam enterik,
  • diare berair,
  • sembelit,
  • demam,
  • sakit perut,
  • pusing, mual, lesu
Terdapat dalam, telur, daging ayam, ikan, susu, es krim, air terkontaminasi.
Escherichia coli
Penciri adanya cemaran dari kotoran manusia ataupun binatang
Sumber utama kontaminasi E. coli :
  • Kotoran manusia
  • Kotoran hewan
Staphylococcus aureus
Menyebabkan : infeksi akut Gejala : mual, muntah, kejang perut, diare Terdapat pada kulit dan saluran pernafasan
BAHAYA FISIK
  • Cemaran benda asing
  • Tanah, Paku, Bulu, Peniti, Rambut, Kerikil, Tulang
  • Benturan atau jatuhan, dapat mengakibatkan bahan memar/rusak juga mempercepat kebusukan
Cara Pengendaliannya
10 Langkah Praktis Keamanan Pangan
  1. Pertahankan lemari es anda maksimal 5 derajat Celcius,
  2. Segera masukan masakan yang mudah rusak ke lemari es, paling lama dua jam setelah dimasak
  3. Sanitasikan peralatan kebersihan dapur anda secara teratur
  4. Cuci peralatan penyiapan bahan menggunakan sabun dan air panas setiap selesai digunakan
  5. Masak daging hingga tidak terlihat lagi warna merah di bagian tengah.
  6. Jangan makan telur mentah. Berhubung risiko Salmonella, lebih baik tidak menghidangkan masakan dengan telur mentah atau yang dimasak minimal Artinya : Jangan mencicip adonan kue sebelum dipanggang,
  7. Bersihkan dapur atau permukaan yang kontak dengan makanan secara teratur menggunakan air panas, detergent atau sanitaiser,
  8. Biarkan piring, sendok, garpu kering di udara, untuk menghilangkan rekontaminasi dari tangan atau lap,
  9. Cuci tangan dengan sabun dan air hangat, setelah menangani daging dan ikan,
  10. Pencairan (Thawing) makanan beku lakukan dengan secepat mungkin
Semoga 3 Bahaya Pada Pangan dan Cara Pengendaliannya ini dapat menambah pengetahuan kita semua.
Sumber: Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan Deputi III, Badan POM RI

Share this:

Related Posts

You Might Also Like:

Add your comment Hide comment

Disqus Comments