logo
Ganti kemasan produk Anda dengan KERANJANG BAMBU ramah lingkungan. ANDA JUGA DAPAT BELANJA VITABUMIN PENAMBAH NAFSU MAKAN ANAK PALING TEPAT SECARA ONLINE

Ego Gambar Pacul

Ego Gambar Pacul ~ Sebulanan ini merupakan bulan yang melelahkan, gimana tidak saya sudah berganti rekan kerja sebanyak lima kali. Ini berawal dari perusahaan yang mulai sepi order mulai tahun kemaren. Terjadi pengurangan kerja, tidak hanya orang asing tapi juga semua orang Korea di PHK tinggal menyisakan 2 orang korea di kantor dan 4 orang asing termasuk sayah. Kalo butuh tambahan tenaga biasanya mencari pekerja harian. Nah ini yang merepotkan karena selalu di serahkan ke sayah.....𝑎𝑠𝑒𝑚𝑚 𝑡𝑒𝑛𝑎𝑛.
Dari kelima rekan kerja baru itu ada orang Sudan, Ukraina, Usbekistan, China dan Rusia. Yang melelahkan itu mesti mengajari kerja, kalo pun sudah bisa kerja besoknya dah ganti orang lagi, ngajari lagi, itu yang bikin cape. Yang paling kebangeten itu yang dari Sudan, diajari model apapun tetep aja gak ada perkembangan dari pagi sampe sore. Jangankan untuk bisa kerja, disuruh kerja yang paling sederhana pun, yaitu cuma naruh barang saja ditempatnya saja gak bisa, sampe sore pun naruhnya masih miring-miring.
Karena pengalaman itu, tiap ada orang baru sayah malah masa bodo, gak mau ngajarin barang sedikit pun, egois yah?. Biasanya nanti kepala pabriknya ngalah yang turun ngajarain, dan sayah tetap tak bergeming, 𝑜𝑟𝑎 𝑢𝑟𝑢𝑠𝑎𝑛 𝑜𝑟𝑎 𝑢𝑟𝑢𝑛𝑎𝑛 𝑝𝑜𝑘𝑜𝑘𝑒.
Di lain waktu dulu, sayah pernah disuruh wawancara dan memilih calon pekerja baru. Kepala pabrik menyerahkan semua ke sayah dan berpesan, "Pokoknya kalo kamu oke, pabrik juga oke"
Baiklah, singkat cerita ada 4 orang yang datang interview, yang 3 langsung saya tolak tanpa konsultasi ke kepala pabrik, yang satunya ditolak sebab visa kerjanya kurang dari setahun. Sayah berani menolak ketiganya sebab semua jawabannya sama ketka sayah tanyakan, "Alesannya kenapa pindah pabrik?"
Jawabanya semua singkat ' Cape"
What? Dimana-mana kerja cape mas, tidur aja kalo kelamaan juga cape. Yang sayah pikir waktu itu ini anak kalo diterima pasti pengin enaknya sendiri dan gak bisa untuk 𝑡𝑒𝑎𝑚𝑤𝑜𝑟𝑘.
Dari dua kasus di atas, sepertinya sayah merasa benar dalam mengambil keputusan. Tapi setelah dipikir-pikir lagi sebenarnya sayah hanya memikirkan diri sendiri, egois. Kalo melihat pekerja harian yang besoknya tidak bisa datang kerja lagi sebab sayah meminta ganti orang. Atau yang sayah tolak waktu interview itu, sebenarnya lagi butuh banget pekerjaan.
Kasihan juga sebab di belakangnya mungkin ada anak-istrinya menanti sang ayah mendapatkan uang dari pekerjaan yang di dapat.
Memilih rekan kerja sepertin halnya memlilih jodoh, yang diinginkan yang sempurna menurut kita, rajin, pengertian, jujur, dll itu sebenarnya mencerminkan keegoisan kita saja, hanya nyari gampangnya saja gak perlu repot.
Kalo sudah begitu kita sebenarnya sama dengan orang yang sayah tolak itu yang pengin gampangnya saja.
Ego Gambar Pacul
Ego Gambar Pacul
Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
ARTIKEL TERKAIT : data-matched-content-ui-type="text_card" data-matched-content-rows-num="4" data-matched-content-columns-num="1"
Tulisanmu ingin dibayar? Kirim artikelmu ke: troyalfawaz@gmail.com
Ganti kemasan produk Anda dengan KERANJANG KEMASAN BAMBU. Lihat GRATIS
NOTES: Jika Kolom Komentar Nggak Terbuka, Harap Muat Ulang Halaman ini
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | DMCA.com Protection Status | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger