Hukum Syar'i Bagi Istri yang Meninggalkan Suami dan Memilih Orang Tuanya

Hukum Syar'i Bagi Istri yang Meninggalkan Suami dan Memilih Orang Tuanya


Hukum Syar'i Bagi Istri yang Meninggalkan Suami dan Memilih Orang Tuanya ~ Seorang wanita yang sudah menerima akad nikahnya seorang laki-laki, maka laki-laki(suami) tersebut yang wajib menjadi nomor satu di atas Ayahnya sekalipun kecuali mendapatkan ijin dari sang laki-laki(suami). Karena sesuatu hal yang kemudian membuat si wanita menjadi marah kepada suami, sehingga wanita tersebut pulang ke rumah orang tuanya tanpa seijin sang suami, maka dianggap wanita tersebut telah melanggar secara hukum Syar'i, untuk itu maka haram baginya surga hingga sang suami meridhoinya.

Hukum Syar'i
Syari’at menurut bahasa arab adalah tempat yang didatangi manusia atau binatang untuk minum air, sedangkan menurut istilah, syar'i adalah hukum yang telah dinyatakan dan ditetapkan oleh Allah sebagai peraturan hidup manusia untuk diimani, diikuti, dan dilaksanakan oleh manusia didalam kehidupannya.
Pengertian inilah dalam al-qur’an disebutkan :

ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَى شَرِيعَةٍ مِنَ الأمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لا يَعْلَمُونَ (١٨)
kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), Maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.

Menurut bentuknya syar'i itu ada dua yaitu syrai’at samawi artinya kumpulan hukum yang ditetapkan Allah untuk ummat dan yang kedua yaitu syar'i wadhi, artinya kumpulan hukum yang dibuat oleh seseorang atau kelompok manusia untuk dijadikan dasar dalam kehidupan.

Simak Video ini, hingga tuntas agar Anda menemukan Pengertian dari Hukum Syari Bagi Istri yang Meninggalkan Suami dan Memilih Orang Tuanya agar tidak merancukan pemahaman Anda pada Hukum Syari

Hukum Syar'i Bagi Istri yang Meninggalkan Suami dan Memilih Orang Tuanya

Share this:

Related Posts

You Might Also Like:

Add your comment Hide comment

Disqus Comments