Batu Melayang 1 m dari Tanah

Batu Melayang 1 Meter dari Tanah
Batu yang terdapat dalam gambar hanyalah batu biasa yang keberadaannya tidak semulia batu hajar Aswad, meskipun demikian batu yang melayang 1 m dari tanah ini menjadi temuan yang aneh dan luar biasa.

Untuk mengetahui lebih lanjut hubungan antara diketemukannya batu melayang dengan Hajar Aswad, Anda harus klik Tab ini lalu baca hingga tuntas.

Hajar Aswad
Semua umat muslim meyakini bahwa batu hajar aswad adalah sebuah batu yang berasal dari surga di temukan oleh Nabi Ismail yang kemudian di letakkan oleh Nabi Ibrahim tepat di pojok Ka’bah pada bagian timur laut Ka’bah. Sudut ini yang dibangun pertama kalinya oleh Nabi Ibrahim bersama Ismail
HIKMAH
Ada beberapa fakta tentang kelebihan yang dimiliki Hajar Aswad sebagaimana diungkapkan oleh Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki dalam karyanya Al-Hajj Fadlail wa Ahkam, halaman 263 sebagai berikut:
Agama Islam mensyariatkan mencium serta mengusapkan tangan pada batu hitam ini. Hal tersebut sesuai dengan kisah Sayyidina Umar radliyallahu anh, yang suatu saat mendatangi Hajar Aswad lalu menciumnya. Umar berkata:
إِنِّي أَعْلَمُ أَنَّكَ حَجَرٌ، لاَ تَضُرُّ وَلاَ تَنْفَعُ، وَلَوْلاَ أَنِّي رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُكَ مَا قَبَّلْتُكَ
Artinya: “Sungguh, aku tahu, kamu hanya batu. Tidak bisa memberi manfaat atau bahaya apa pun. Andai saja aku ini tak pernah sekalipun melihat Rasulullah shallahu alaihi wa sallam menciummu, aku pun enggan menciummu.” (HR Bukhari)
Dimanakah keberadaan Batu melayang ini,
silahkan Lanjutkan ke Tab berikutnya

Hajar Aswad
Hajar Aswad berada di tempat di mana posisinya selalu menjadi permulaan tawaf, yaitu terletak pada bagian sudut timur laut dari bangunan Ka’bah. Sedangkan semua orang tawaf selalu memulai tawafnya dari situ.
Sebagaimana yang diriwayatkan Abu Ubaid, Baginda Rasulullah mengkiaskan Hajar Aswad sebagai ‘tangan Allah’ di bumi. Barangsiapa yang mengusap Hajar Aswad, seolah-olah sedang bersalaman dengan Allah subhânahu wa ta’âlâ. Selain itu, ia dianggap seperti sedang berbaiat kepada Allah dan Nabi Muhammad shallallahu ‘allaihi wa sallam. Sesuai dengan sabda Baginda Nabi Muhammad:
مَنْ فَاوَضَهُ، فَإِنَّمَا يُفَاوِضُ يَدَ الرَّحْمَنِ
Artinya: “Barangsiapa bersalaman dengannya (Hajar Aswad), seolah-olah ia sedang bersalaman dengan Allah yang maha pengasih.” (HR Ibnu Mâjah: 2957)
Dimanakah keberadaan Batu melayang ini,
silahkan Lanjutkan ke Tab berikutnya

Hajar Aswad

Pada hari kiamat, Hajar Aswad akan menjadi saksi bagi siapa saja yang pernah menyentuhnya dengan sungguh-sungguh sebagaimana hadits yang diriwayatkan dalam kitab as-Sunan karya at-Tirmidzi dan al-Ausath karya at-Thabrany. mempunyai cahaya yang memancar besar. Namun Allah subhânahu wa ta’âla menutupnya sebagaimana dalam riwayat Ahmad, at-Tirmidzi dan Ibnu Hibbân.

Batu Melayang 1 m dari Tanah yang di maksudkan gambar tersebut diatas BUKAN dan TIDAK ada hubungannya sama sekali dengan Hajar Aswad, tetapi keberadaannya akan batu dalam gambar tersebut memang benar-benar ada, persoalannya apakah batu melayang tersebut Fakta atau Fake.
Sebelum Anda googling untuk mencari kebenaran atas batu melayang ini, coba Anda luangkan waktu Anda sebentar, rubah posisi tubuh dan kepala Anda hingga "jengking", jika tidak paham yang dimaksud dengan jengking, ya sudah Anda balik layar laptop Anda atau Anda balik monitoe PC nya, tapi jika Anda membaca artikel
Batu Melayang 1 m dari Tanah ini menggunakan Hp mobile maka Anda cukup memutarkan posisi Hp Anda, setelah Anda lakukan hal tersebut, maka Anda akan mendadak paham dimana keberadaan batu melayang ini

Batu Melayang 1 m dari Tanah
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. BAGI PENGGUNA MOBILE, KLIK What do you think? atau dimana saja pada halaman disqus JIKA HALAMAN DISQUS TIDAK TERBUKA SEMPURNA .
Buka Komentar
© 2017 DESA CILEMBU - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger