Benih Lobster Mutiara Nasibmu Kini


Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo nampaknya bersikukuh tetap akan meneruskan kebijakan ekspor bibit lobster.
Meski di sisi lain ada tudingan kebijakan itu tidak ramah lingkungan. "Ini kan ada yang ingin tetap mempertahankan pekerjaan menangkap benih lobster. Di sisi lain, ada yang ingin distop karena alasan lingkungan. Gak bisa juga demi lingkungan menghambat kemajuan, tapi kemajuan meninggalkan lingkungan. Ga baik," kata Edhy di kantor Kemenko Maritim dan Investasi kamis (12/12/2019). 😎😎 Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendukung langkah Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo yang berencana akan membuka ekspor benih lobster.
Menurutnya, ada dampak ekonomi yang besar dari rencana tersebut dibandingkan harus ditutup keran ekspornya. "Nilai tambah juga, daripada sekarang ini diselundupkan 80 persen, lebih bagus dikontrol. Kan ujung-ujungnya pengawasan," kata Luhut di kantornya kamis (12/12/2019)😎😎 Ekonom Faisal Basri sampai angkat bicara, Faisal bahkan menyebut istilah 'mafia' dan rencana ini sudah 'gila'.
Faisal mengatakan mengapa rencana kebijakan pencabutan larangan ekspor bibit lobster dianggap sudah 'gila', karena harusnya dengan membudidayakan bibit lobster di dalam negeri akan menciptakan nilai tambah lebih besar, bila langsung ekspor diambil dari alam tak ada nilai tambah. 😁😁😁😁 Mengapa negara lain sampai mau mencuri, dan oknum oknum disini mau menyelundupkan?
Baca juga: Susi Air
Apa kita tidak mampu seperti Vietnam membudidayakan Lobster? Padahal benih Lobster dari Vietnam datangnya juga dari Indonesia.
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Proudly powered by Blogger