Madu Paling Mahal dan Cara Membedakan Madu Asli atau Palsu yang Benar

Desa Cilembu ~ MADU TERMAHAL DI DUNIA Harga Madu Ini Setara dengan Beli Rumah!
Beli madu dulu atau rumah ya?

Penasaran, kan kenapa harganya bisa selangit, bahkan seperti beli rumah atau mobil super mewah?
MADU TERMAHAL DI DUNIA
Adalah Madu Elvish. Madu ini berasal dari Turki, yang pastinya akan membuat kamu ternganga dengan harganya yang fantastis. Madu yang bernama Elvish ini dijual dengan harga 5000 euro atau sekitar Rp 80 juta per kilogramnya. Wow!

Tak heran kenapa madu ini bisa jadi sangat mahal. Madu ini bukanlah seperti pada umumnya. Madu ini dihasilkan dari proses produksi yang alami, tanpa sarang lebah. Yakni diekstrak di kedalaman 1.800 meter di sebuah goa yang terletal di lembah Saricayir, Artvin, Timur Laut Turki.

Madu Elvish pertama kali ditemukan pria bernama Gunay Gunduz yang merupakan peternak lebah selama tiga generasi. Awalnya, ia mencurigai mengapa banyak lebah yang pergi ke dalam goa. Ternyata goa tersebut menyimpan madu yang sangat banyak. Gunduz mendapatkan bantuan dari beberapa pendaki profesional untuk memasukki pusat goa. Hingga akhirnya menemukan 18 kilogram madu yang masih menempel di dinding goa. Madu ini spesial karena produksinya yang secara alami dan kandungan mineral tinggi. Madu Elvish diperkirakan sudah berusia 7 tahun di dalam goa tersebut.

Madu ini pertama kali diperkenalkan di pasar saham di Perancis pada 2009. Pertama kalinya dijual, satu kilogram madu Elvish ini dihargai 45 ribu euro atau sekitar Rp 750 juta. Gila gak tuh! Namun saat ini, harga madu ini berkisar 5000 euro atau sekitar Rp 80 juta per kilogramnya. Dengan harga segitu, madu ini hanya dijual di botol yang berukuran 170 gram atau 250 gram. Tak heran jika Elvish dinobatkan sebagai madu termahal di dunia
...LANJUTKAN ke TAB 2...
5 Cara Bedakan Madu Asli dan Palsu yang benar
5 Cara Bedakan Madu Asli dan Palsu yang benar
Madu memang terkenal banyak khasiatnya. Tak heran, banyak kalangan yang mengincar hasil olahan lebah ini. Namun sayangnya, masih banyak pihak yang melakukan kecurangan demi mendapatkan keuntungan dengan cara mencampurkan gula atau pemanis buatan.

Padahal, biasanya penderita diabetes menggunakan madu sebagai pemanis alternatif. Sehingga, akan berakibat fatal jika salah membeli madu yang telah ditambah gula. Nah, kali ini Desa Cilembu akan memberikan tips untuk mengetahui keaslian madu biar gak salah beli.
  1. Ambil madu dengan sendok, kemudian angkat. Biasanya sebelum membeli, penjual akan mempersilahkan kita mencobanya. Pada tester yang diberikan, cobalah memasukan sendok atau pengaduk ke dalam madu. Kemudian, angkat pengaduknya kira-kira 5-10 cm dari tempatnya.

    Madu yang berkualitas, cairannya tidak akan putus-putus. Madu asli akan sulit untuk diputus alirannya karena teksturnya sangat kental. Sebaliknya, kalau madu pada sendok yang diangkat mudah diputus, sebaiknya kamu mencari merek lain.
  2. Siapkan segelas air putih saat membeli madu Cara lainnya adalah dengan mencelupkan madu ke dalam air. Madu murni tidak akan mudah larut dan langsung jatuh ke dasar gelas yang telah diisi air. Berbeda dengan madu dengan kualitas yang kurang baik, dia akan mudah larut atau terapung di permukaan air.
  3. Meneteskan madu di permukaan kertas Kertas yang telah dilapisi madu asli dengan kualitas baik tidak akan mudah robek atau tembus ke sisi sebaliknya. Namun, apabila kertas yang diolesi madu mudah untuk robek dan tembus, bisa saja sudah dicampur air dan mengurangi khasiatnya.
  4. Madu yang asli tidak terkaramelisasi Kalau sudah terlanjur membeli madu, bisa dicoba memanaskan madu yang kamu miliki tanpa ditambahkan bahan apa pun. Madu yang telah dicampur gula, akan menggumpal atau terkaramelisasi. Sedangkan madu yang asli, akan tetap berbentuk cairan dan hanya menunjukan buih meski setelah dipanaskan. Perubahan rasanya pun tidak signifikan.
  5. Jangan menyimpan madu di kulkas
  6. Berbeda dengan madu campuran, madu yang asli tidak mudah membeku di lemari es. Namun, untuk menjaga kemurnian madu, sebaiknya kamu tetap menyimpannya pada suhu ruangan. Suhu kulkas yang lebih rendah akan membuat tempat yang digunakan untuk menyimpan madu berembun. Kalau embun berupa tetesan air ini tercampur dengan madu, akhirnya sama seperti madu yang telah dicampur air. Khasiatnya pun akan berkurang.
Nah, sudah tahu kan perbedaan madu asli dan palsu Jangan sampai salah beli ya dan jangan lupa juga Perhatikan pula cara menyimpannya.

...LANJUTKAN ke TAB 3...
MADU ASLI tidak bisa BASI
MADU ASLI tidak bisa BASI
Meski Disimpan dalam Waktu Lama, Apa Madu tidak akan pernah bisa Basi
Bagaimana cara madu dibuat? Madu dibuat oleh lebah dari nektar tanaman berbunga kemudian diolah menggunakan enzim yang terdapat dalam liur lebah.
Karena sifatnya yang manis alami, madu sering dijadikan sebagai pemanis alami yang sehat.
Madu juga sering dijadikan obat penyembuh berbagai masalah kesehatan.

Apakah Madu Bisa Basi?
Ketika kita membeli madu, biasanya ada tanggal kedaluwarsa di kemasannya.
Kemudian kita jadi bertanya-tanya apa benar madu bisa kedaluwarsa? Padahal madu terbuat dari bahan alami.
Sebenarnya, madu dalam bentuk paling murni dan alami yang tanpa tambahan gula atau pun bahan lain tidak bisa basi.
Madu murni sangat tinggi gula. Bahkan, 80% kandungan madu terdiri dari gula alami. Tingginya gula ini menghambat pertumbuhan berbagai jenis mikroba, seperti bakteri dan jamur. Selain itu, kandungan air dalam madu sangat sedikit yang membuat teksturnya sangat kental.
Kekentalan ini membuat gula tidak dapat terfermentasi dan oksigen pun tidak mudah larut ke dalamnya.
Karena itu, mikroba penyebab makanan busuk tidak dapat tumbuh apalagi berkembang biak.
Madu juga memiliki rata-rata kadar pH 3.9 yang menandakan bahwa cairan manis ini bersifat asam.
Bakteri penyebab kontaminasi makanan tertentu seperti C. diphtheriae, E.coli, Streptococcus, dan Salmonella, tidak dapat tumbuh di lingkungan yang asam.
Sifat asam inilah yang membuat madu bisa bertahan dalam waktu yang sangat lama.
Madu murni juga memiliki enzim khusus bernama glukosa oksidase yang bekerja menekan pertumbuhan bakteri.
Enzim tersebut terkandung secara alami dalam liur lebah yang kemudian dilarutkan ke dalam nektar (sari tanaman) selama masa produksi madu.
Saat madu sudah matang, proses kimia yang mengubah gula menjadi asam glukonat akan menghasilkan senyawa yang disebut dengan hidrogen peroksida.
Senyawa ini memberikan madu sifat antibakteri dan antimikroba lainnya seperti polifenol dan flavonoid sehingga membantu mencegah pertumbuhan mikroorganisme penyebab makanan basi.

Kualitas Madu Bisa Turun
Madu bisa basi adalah anggapan yang keliru. Karena madu murni tidak memiliki tanggal kedaluwarsa.
Meski begitu, kualitas madu bisa menurun dan tidak lagi menyehatkan, bahkan bisa beresiko menimbulkan penyakit juga.
Madu bisa menumbulkan penyakit apabila terkontaminasi oleh mikroba asing selama proses produksi yang tidak higienis
Contoh Tekstur Madu Paling Mahal di dunia Video Madu Termahal di dunia
Demikian semoga tayangan Madu Paling Mahal dan Cara Membedakan Madu Asli atau Palsu yang benar ini dapat menambah pengetahuan kita semua
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Template by Basri Matindas .- Proudly powered by Blogger