Faktor Genetik Orang Persia Yang Banyak Melahirkan Cendekiawan Muslim

Desa Cilembu ~ Cendekiawan Islam Salman al Farisi adalah seorang perancang dan arsitek penggalian parit dalam perang Khandaq. Ia orang Persia pertama yang masuk Islam. Pasca Nabi wafat, dunia politik Islam berkecamuk dan terpecah-belah. Salman al Farisi memilih berpihak ke kubu Sayyidina Ali bin Abi Tholib. Ia wafat pada sekitar tahun 652 di Iraq.

Orang-orang Persia sejak zaman pra-Islam hingga moderen sudah dikenal sebagai bangsa yang selalu melahirkan cerdik-cendekia yang hebat. Mungkin karena faktor genetik.
Kita mengenal:
  1. Ibnu Sina sebagai bapak kedokteran moderen
  2. Al Khawarizmi sebagai pencipta angka "nol" dalam matematika
  3. Omar Kayyam dalam astronomi
  4. El-Rumi dalam dunia filsafat
  5. Ahmad al Biruni sebagai ahli pemetaan bumi
  6. Al Razi sebagai penemu alkohol dan asam sulfat dalam kimia kedokteran
  7. Al Ghazali filsuf terkenal yang telah memperkaya khazanah Islam.
Menurut James Moore dari Cleveland State University, hampir 70% kejayaan dunia intelektual Islam berasal dari para ilmuwan Persia. Pada era kekhalifahan Bani Umayyah dan Abbasiyah, sebagai pendukung faksi politik Sayyidina Ali yang tersingkir, orang Persia lebih banyak berkonsetrasi dalam eksplorasi keilmuan - yang kemudian berkontribusi besar bagi kejayaan intelektual Islam pada masanya.

Hingga sekarang, banyak keturunan Persia yang berdiaspora sebagai ilmuwan dan akademisi di berbagai universitas ternama dunia. Persia dan Syi'ah adalah Iran di era moderen. Oleh negara barat, termasuk Israel, kebangkitan Iran sangat dikhawatirkan akan kembali membangkitkan kejayaan intelektual Islam seperti abad pertengahan.

Kita yang gemar mengafirkan Iran, adalah korban propaganda yang diwarisi fitnah perang Shiffin dan kekecewaan Amerika dalam Revolusi Iran tahun 1979.
Dimana Khomeini menumbangkan penguasa besutan Amerika dan memproklamirkan berdirinya Republik Islam Iran.
Sejak itulah media barat selalu melekatkan Iran dengan stigma negatif.
Terlebih ketika Iran berkenalan dengan Uranium, banyak yang berusaha menjegalnya. Termasuk Saudi, "teman foya-foya dan tangan kanan" pihak Barat di Timur Tengah, yang rajin meng-kafirkan keislaman Iran lewat gerakan Wahabisme. Baca juga:
  1. Buya Hamka
  2. Lelaki Bersorban itu ternyata penjahat selangkangan
Ini hal yang penting untuk saya sampaikan, bahwasannya benar jika sesungguhnya Faktor Genetik Orang Persia memang Banyak Melahirkan Cendekiawan Muslim itu fakta
tapi inget yah, saya bukanlah penganut Syi'ah, tapi saya atheis 😀
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Template by Basri Matindas .- Proudly powered by Blogger