Sorry Anies, you did nothing for Jakarta

JAKARTA RAIH HONORABLE MENTION STA 2020 TAPI BUKAN PRESTASI ANIES.
Sustainable transportation atau transportasi berkelanjutan didefinisikan sebagai kumpulan kegiatan transportasi bersama dengan infrastruktur yang tidak meninggalkan masalah atau biaya-biaya untuk generasi mendatang guna menyelesaikannya dan menanggungnya.
Sedangkan World Bank mendefinisikan bahwa sustainable transportation didefinisikan sebagai transportasi yang melayani tujuan utama sebagai penggerak ekonomi wilayah perkotaan dan perkembangan sosial.
Kalau kita sederhanakan maka artinya bahwa transportasi berkelanjutan adalah infrastruktur transpostasi yang terintegrasi dalam wilayah perkotaan sebagai penggerak perekonomian. Lalu yang menjadi pertanyaan, apakah infrastruktur transportasi tersebut bisa dibangun dalam 2 tahun kepemimpinan Anies? Omong kosong bukan? - *Pengadaan KRL dimulai di era Soetiyoso dan tuntas di era Fauzibowo.* - *Penataan, perencanaan dan pembangunan jalur busway dimulai tahun 2004 dan dan tuntas semua di tahun 2017.* *Pembangunan MRT diprakarsai oleh Jokowi ketika dan diresmikan di era Anies* - *Pembangunan LRT di era Ahok dan diresmikan di era Anies.* Jadi kalau kita lihat bahwa Anies tidak merencanakan apapun bagi pembangunan transportasi berkelanjutan atau dengan kata lain tidak ada inivasi baru yang menambah dukungan kepada transportasi berkelanjutan.

Oleh karena itu, penghargaan transportasi perkotaan tingkat dunia bukan diberikan kepada Anies Baswedan melainkan kepada Kota Jakarta dimana infrastruktur transportasi berkelanjutan-nya di rencanakan dan dibangun oleh Gubernur-Gubernur sebelum Anies. *Sorry Anies, you did nothing for Jakarta*
Kampret dan Kadrun pada Mikir luh... Anjing!!
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Template by Basri Matindas .- Proudly powered by Blogger