Dokter Michael Robert Marampe Menulis Surat Terakhir Untuk Tunangannya

Desa Cilembu ~ Hak hidup dan juga kehidupan sudah diberikan-Nya kepada seluruh mahluk ciptaan-Nya di bumi, tugas kita sebagai mahluk-Nya hanya berkewajiban menjalani dan selalu mensyukuri apapun yang diberikan-Nya kepada kita, dan tentu menjadi khalifah-Nya.
Demikian juga apapun yang sudah kita rencanakan dan impikan belum tentu menjadi yang terbaik di mata-Nya, seperti yang terjadi pada dokter Michael Robert Marampe salah satu pejuang garda terdepan dalam peperangan menghadapi pandemi covid-19 yang terjadi di Indonesia sejak Januari 2020 ini harus gagal melangsungkan rencana pernikahan dengan tunangannya Tri Novia Septiani yang semula akan dilaksanakan tanggal 11 April 2020.

Dokter Michael Robert Marampe, adalah salah satu dokter yang dinyatakan terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), dikabarkan meninggal dunia, Sabtu (26/4), bekerja di RS Permata Bunda Cibitung Bekasi, meninggal tadi malam sekitar Pukul 22.00 WIB saat dalam perawatan di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur.

Perjuanganmu sebagai Garda Terdepan Covid-19 akan selalu dikenang oleh masyarakat Indonesia. Walaupun rencana menikah 11 April lalu, gagal karena tugas kemanusiaan dan Tuhan ternyata lebih menyayangimu.

Sebelum meninggal Dokter Michael Robert Marampe Menulis Surat Untuk terakhir Tunangannya Tri Novia Septiani di akun instagram @mikemarampe, begini isi suratnya:

Tri Novia Septiani tunanganku.
Adalah malaikat penjagaku, anugerah yang Tuhan berikan kepadaku selama 8 tahun dia selalu menjadi penopang, pendoa dan penyemangat dalam hidupku.
Aku sebagai laki-laki adalah sebagai laki-laki terjahat yang sering sekali tega menyakitihatinya, tega melakukan hal-hal sangat melukainya.

Dan lagi hingga detik ini jika bukan karena Tuhan memakai dia dalam hidupku, aku sudah tiada berkali-kali.
Terimakasih tunanganku Tri Novia Septiani kamu adalah anugerah dalam hidupku yang terindah dari Tuhan Yesus Penyelamatku.
Aku mencintaimu dan mengasihimu selalu.
Semangat sayangku nyume ku ninah hambukmula tumpak munces
@miknov.id


Bagi Dokter Michael Robert Marampe menjadi seorang pelayan masyarakat adalah suatu kebanggaan tersendiri, dan mendapat tempat di hati masyarakat adlah kebahagiaan yang tidak bisa dinilai dengan uang, demikian dokter muda ini pernah menulis dalam Caption akun intsagramnya @mikemarampe
Mike juga tidak hanya sebagai seorang dokter, tetapi dia juga seorang musisi yang handal dan selain itu pula mike adalah pengagum gurunya yaitu Prof. W.H. Sibuea, Sp.PD. di beranda akun instagram, mike pernah memberi caption foto bersama sang profesor.
"He teach me to be a doctor with honour, and treat patient like you serve God
March 2015


Pesan via video terakhirnya dari Dokter Michael Robert Marampe untuk teman-teman seperjuangannya di garda terdepan:

“Selamat pagi teman teman semua, salam sejahtera saya dokter Mikhael Robert Marampe saya dinyatakan covid 19 melalui rapid test dan saat ini saya dirawat dengan baik oleh rekan rekan tim medis @rs_persahabatan yang luar biasa semangat tekun tanpa pandang lelah. Saya sudah berada disini 8 hari dan Puji Tuhan Keluhan Saya semakin membaik hanya tinggal batuk sedikit sedikit,” ungkapnya.


Dokter Marampe juga menyampaikan pesan dalam unggahan videonya diatas itu. “Buat teman teman yang ada di garda terdepan tetap semangat dan wajib menggunakan APD yang sesuai standart. Semangat Selalu dokter, perawat, dan semua tim yang mengambil bagian dalam memerangi COVID-19. Buat teman teman lainnya bantu kami tim medis dengan tetap di rumah dan beraktivitas di rumah.

KITA PASTI MENANG!! TUHAN MEMBERKATI DAN SELALU DALAM PERLINDUNGANNYA,”

INNALILLAHIWAINNAILLAIHIRODZIUN
SELAMAT JALAN PAK DOKTER, SEMOGA ENGKAU BAHAGIA DI SISI-NYA.
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Proudly powered by Blogger