Mobil Tua Warisan dari Papi

Sebagai salah satu anggota keluarga (baca: anak) dari seorang bapak (selanjutnya akan tak sebut dengan Papi, sebab kami semua memanggil beliau dengan sebutan "Papi") yang seorang pengusaha cukup sukses di negeri ini, tentu kehidupan kami semua anak-anaknya papi tidak pernah merasa kekurangan materi sedikitpun.
Saya adalah putra papi yang ke-2 dari 7 bersaudara, sejak jaman SMA semua anak-anak papi mendapatkan satu buah mobil, maka nggak heran jika di garasi rumah kami yang luas terdapat 10 buah mobil dari berbagai merk ternama.
7 buah mobil dari berbagai merk serta jenis adalah milik kami puta-putri papi, 1 buah mobil yang termahal adalah milik papi, 1 buah mobil dengan harga sedikit di bawah milik papi adalah miliknya mami, dan 1 lagi adalah mobil tua (selanjutnya mobil inilah yang akan menjadi pemeran utama di postingan blog kali ini).
Mobil tua ini adalah mobil pertama yang di miliki papi ketika papi masih belum sukses

Mobil Tua Warisan dari Papi
Mobil tua yang sebenarnya bukanlah mobil tua seperti yang ada dalam pikiran Anda, karena mobil yang kami sekeluarga sebut sebagai mobil tua ini sesungguhnya adalah mobil yang di lahirkan pada sekitar tahun 1985 an. Kami sebut sebagai mobil tua lebih disebabkan papi sendiri yang memberi julukan pada mobil pertamanya ini, karena sejak perusahaan papi semakin maju dan bahkan membangun cabang usaha di seluruh dunia, kecuali Korea Utara, sejak itu pulalah mobil tua tersebut tidak pernah lagi di pakai, bahkan papi melarang siapapun yang memakai mobil tersebut. Meskipun begitu, mobil tua itu masih dapat di pakai, mesinnya pun masih sangat terawat karena papi secara khusus mempekerjakan warga di sekitar rumah kami untuk secara khusus merawat dan menyayangi mobil tua tersebut...(sungguh sebuah mobil tua yang istimewa).

Sedemikian di istimewakannya mobil tua tersebut nggak ada satu pun dari kami putra-putri papi yang berani menyentuh mobil tua kesayangan papi ini, hal tersebut kami lakukan karena pernah pada suatu waktu ketika kami putra-putri papi masih remaja, tiba-tiba papi sangat murka ketika mengetahui ada salah satu kambing piaraan salah satu adik bungsu kami yang menduduki kap mesin mobil tua kesayangan papi, tanpa bicara sepatah kata, papi langsung mengokang senjata yang memang selalu terselip di pinggangnya, seketika itu juga papi langsung menembak kambing piaraan adik bungsu kami yang sedang asik bersantai di atas kap mesin mobil tua papi. Bahkan setelah menembak kambing, papi berteriak, begini: "Jangankan cuma kambing....Jenderal pun kalau berani menduduki kap mobil kesayangan papi, pasti bakal papi tembak juga"....ujar papi sambil menyelipkan kembali senjatanya kepinggang berlemaknya..... (hii....papi-ku, sadiz)
Sejak kejadian itu kami semua putra-putri papi, jangankan menyentuh, mendekati mobil tua kesayangan papi ini saja nggak ada yang berani.

Sejak kepergian papi menghadap Allah SWT untuk selama-lamanya, hanya mobil tua inilah yang tidak masuk ke dalam daftar harta warisan yang di bagikan kepada putra-putrinya.
Atas kesepakatan seluruh keluarga, maka kami putuskan agar mobil tua kesayangan papi (alm) ini kita jadikan prasasti dengan cara menempelkannya di dinding depan rumah papi (seperti ini)
dengan menempelnya mobil tua kesayangan papi di dinding depan rumah seperti terlihat di foto tersebut, maka ketika kami mudik untuk menemui mami, kami seolah-olah merasa di sambut juga oleh sosok papi kami tercinta.

Semoga papi berbahagia di sisi-NYA bersama mobil tua yang telah di siapkan para malaikat-NYA....Aaamiiin
Kurang lebih seperti di video tersebut itulah mobil-mobil kami yang ada di dalam garasi rumah kami waktu itu (kini kami/putra-putri papi hidup bersama keluarganya masing-masing terpencar-pencar di seluruh dunia, kecuali di Korea Utara}
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Proudly powered by Blogger