Pembenci Jokowi itu TERNYATA Justru Menusuk dirinya sendiri

Desa Cilembu ~ 10 tahun yanag lalu ada seorang pemimpin pada sebuah Kabupaten di wilayah Jawa Timur, bernama Bapak Haji Suyono yang pada akhirnya kemudian di panggil Pak Bupati, beliau memimpin Kabupaten tersebut selama dua periode, bahkan hampir memimpin Kabupaten tersebut selama tiga periode, jika saja peraturan mengenai batas waktu seorang Bupati dibatasi hanya diperbolehkan dua periode saja. Beliau mampu memimpin hingga dua periode, bahkan hampir tiga periode memang lebih disebabkan karena dimasa kepemimpinannya sangat loyal kepada pemamngku kepentingan yang memiliki modal dan para orang kaya raya yang menjadi warganya, atau pun yang menjadi mitra kerja di Pemerintahannya maupun pada perusahaan pribadinya, sebab itulah maka beliau mampu mempengaruhi warga masyarakat di Kabupaten-nya juga sekaligus para pejabat di atasnya. Selama menjadi seorang Bupati Bapak Yono ini memang sangat pandai berstrategi dalam menyikapi setiap masalah dan persoalan politik dan atau persoalan ekonomi yang menyangkut Pemerintahannya dengan memanfaatkan kaki tangan dan para pengusaha kaya untuk mem-backup-nya. Kinerja pembangunan yang dilaksanakannya selama dua periode memimpin pun tidak terlalu signifikan di rasakan oleh warga masyarakat.

Pembenci Jokowi itu TERNYATA Justru Menusuk dirinya sendiri
Kisah diatas terjadi 10 tahun yang lalu, saat ini Bapak H. Yono telah menjadi dito pandito sitorus alias sudah tua tapi tetap masih merasa bahwa dirinya adalah seorang pemimpin besar yang semua orang wajib menghormati dan menghargai serta harus percaya pada setiap statement yang disampaikannya setiap ada kesempatan Pers Konfren. Pada dasarnya pernyataan-pernyataan yang disampaikan justru lebih sering mengkritik dan menohok nama dan kepemimpinan Bupati yang pada saat ini sedang memimpin, hal ini dilakukan Bapak Mantan Bupati H. Suyono ini lebih kepada sebab merasa sakit hati, kecewa, dan banyak lagi penyakit hati yang terjadi kepada beliau, diantaranya karena:
  1. Ambisi untuk dapat menjadikan anak kesayangannya menjadi Gubernur, nggak kesampaian
  2. Ambisi untuk dapat menjadikan anak kesayangannya menjadi wakil Bupati, juga nggak kesampaian
  3. Sebagai ketua geng, nggak mampu membangkitkan pamor dan nama geng-nya sendiri yang kian hari kian merosot tajam menuju ke-bubaran (baca: kehancuran)
Paham betapa dekatnya beliau menuju kehancuran, maka segala tindakan serta statemen yang disampaikan justru selalu berujung pada pem-bully-an kepada beliau. Mari kita tonton video YouTube ini sampai tuntas, agar dapat kiranya membuka cakrawala kita semua lebih dalam, bahwa sebaiknya seorang pemimpin(mantan) tidak melakukan unfaedah seperti ini yang kemudian justru malah menusuk punggungnya sendiri Hal ini seharusnya tidak perlu terjadi kepada beliau yang suka tidak suka, mau tidak mau tetaplah pernah menjadi seorang pemimpin Sebagai Negarawan/Mantan Presisen dan Purnawirawan Jenderal harusnya ikut menyumbang tenaga dan pikiran dengan cara dukung Pemerintah melalui Partainya, bukannya sibuk Konpras Konpres, Curhat sana sini menyalahkan Pemerintah sekarang, dibilang Aroganlah, dimana Arogannya? pernah tidak lihat Bapak Jokowi sebagai Presiden bersama istri mendatangi Bareskrim untuk Laporkan para Penghinanya? para Pemfitnahnya? Bukannya dulu Pak Beye hobby banget yah datengin kantor Polisi utk laporkan si A, si B dan si C? Saya memimpin 10thn kurang apa...?? banyak kurangnya Pak..."SAMPAH² PROYEK" yang Bapak tinggalkan justru BERES ditangan Pak @jokowi ...masa pak BeYe lupa pada:
  1. Candi Hambalang?
  2. Proyek² PLTU?
  3. Internet?
  4. Waduk² Mangkrak?
  5. Jalan² Tol Mangkrak?
  6. dan yg terparah
  7. LAPINDO
...siapa semua itu yg beresin pak...??? Sudahlah...Pak Beye nggak usah lagi berambisi jualan AHY utk 2024 pak...jaaauuhhh...nggak laku dagangan Bapak, malah bisa² Partai bapak di 2024 bakalan Nyungsep...tau sendiri kan hasil 2019 kemaren? harusnya itu yang Pak Beye/AHY jadikan CONCERN untuk pembenahan internal Partai, supaya 2024 siap berkoalisi dengan partai lain...yang jelas bukan untuk dukung AHY, level Mayor pak, di Politik juga masih hijau...belum saatnya untuk ditampilkan/dijual...DAGANGAN-MU Benyek pak. . Mudah²an kedepan Pak Beye bisa lebih bijak lagi dalam mendukung Pemerintahan SAH Pak Jokowi, tidak perlu konpress² lagi...sebagai seorang Mantan Presiden Bapak lebih tahu sendiri susahnya memimpin Negara sebesar Indonesia ini...dan tolong pak, bedakan antara mengkritik dan memfitnah seperti yang Bapak bilang divideo bapak, jaman Bapak memimpin dulu tidak ada Musuh Politik Bapak, tidak ada Fitnahan Bapak anak PKI, antek PKI, antek Aseng, Anti Islam, karena semua sudah Bapak Subsidi CORONG² RADIKAL tersebut...beda dijaman Pak Jokowi...mereka dengan Kejam dan Keji memfitnah Pak Jokowi sedemikian rupa...tapi pak Jokowi diam dan tetap bekerja, tidak lapor ke Polisi, kalaupun ada yg ditindak Kepolisian itu karena Laporan dari para Relawan, Simpatisan dan Rakyat yg mencintai pak @jokowi . Kami sudah MUAK dg Drama² Konpress Bapak...πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»
Baca juga:
  1. Sejarah Penghinaan pada Presiden Jokowi
  2. Ruslan Buton Pecatan TNI minta Jokowi mundur
SBY 11 12 dengan Bapak H. Suyono mantan Bupati sebuah Kabupaten di Jawa Timur... Tapi BOOO - OOOONG.
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Proudly powered by Blogger