TOA melawan Anies Baswedan

Desa Cilembu ~ TOA melawan Anies Baswedan. Behahahahahaaa di Jakarta ada TOA ajaib atau pelantang peringatan banjir di Jakarta yang kembali menjadi perbincangan.
Hal tersebut lantaran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyapakan Jika toa yang digunakan sebagai sistem peringatan dini banyak tidaklah tepat karena menurutnya, toa bukanlah bagian dari Disaster Warning System (DWS)

Menurutnya, yang dimaksud dengan sistem adalah jika setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Jakarta sudah mengetahui apa yang harus dilakukan ketika ada peringatan banjir

Bagai menepuk air terpencil Muka sendiri, Anies mengkritisi Kebijakan yang telah dibuatnya sendiri. Karena toa-toa tersebut merupakan idenya sendiri Selain itu, Anies juga mengatakan jika penggunaan toa tersebut hanya cocok digunakan di negara Jepang yakni sebagai peringatan dini Tsu-nami, Sebab banjir di Jakarta memiliki rentang waktu lebih lama dari peringatan hingga kejadian dibanding dengan tsu-nami, Maka dari itu Anies menyarankan untuk memanfaatkan aplikasi pesan instan seperti WhatsApp

jika melihat pernyataan Anies tersebut. hal itu tidak sejalan dengan gagasan awalnya yang mengatakan bahwa peringatan melalui telepon seluler tidaklah efektif, sebab tidak semua masyarakat bisa mendapatkan informasi Dengan kata lain, eman set toa yang telah dibeli harga 4 miliar tersebut menjadi sia-sia. Karena tidak bermanfaat sebagaimana fungsi dari tujuan awalnya.

Sejak awal kehadirannya, toa yang memakan anggaran hingga lebih dari 4 miliar tersebut memang memuas banyak cibiran juga kritikan. Salah satu kritikan datang dari Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengungkapkan bahwa peringatan dengan menggunakan toa sudah ketinggalan zaman dan seharusnya tidak lagi digunakan
Senada dengan Gembong Warsono, anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Wiliam Aditya Sarana juga menilai peringatan banjir seharusnya memanfaatkan teknologi. Karena jika hanya mengandalkan toa, radius yang dapat dijangkau tidak sebanding dengan luas DKI Jakarta

Selain itu, penggunaan toa sebagai peringatan dini banjir DKI Jakarta nyatanya tercatat pernah mengalami Kerusuhan, Dan tentu saja hal ini berdampak kerugian bagi masyarakat.
Baca juga:
  1. Di tangan Jokowi Sawit seperti emas
  2. MUI tak berakal sehat
Mari kita masyarakat-kan TOA melawan ANIES BASWEDAN, dan TOA melawan Anies Baswedan kan masyarakat...
.
@_pancasila_
.
11 Agustus 2020
Silahkan di share, kopas dan arsipkan di blog Anda
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Proudly powered by Blogger