Kerendahan hati Jokowi Yang Mampu Menjadikan Indonesia Maju

Desa Cilembu ~ Kerendahan hati Jokowi Yang Mampu Menjadikan Indonesia Maju.

Sebuah pelajaran yang menarik mengenai: kerendah hati, adab ketimuran mengenai rasa hormat pada senior, keteguhan prinsip seorang pemimpin saat mengambil keputusan, juga cara Tuhan mengangkat tinggi seorang yang pernah direndahkan luar biasa.

Melibatkan Joko Widodo (kala itu menjabat sebagai Wali Kota Surakarta) dan Bibit Waluyo (kala itu menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah) sebagai fokus cerita, silakan baca lebih dahulu kisah berikut ini, sebelum mamang simpulkan. Rekam jejak yang panjang dan meyakinkan sebagai pemimpin yang peduli pada rakyat kecil.

JOKOWI YANG MENJUNJUNG TINGGI ADAT KETIMURAN ⠀

Inilah Awal Mula Tuhan Menaikkan Derajat Seorang Jokowi Yang Penyabar

Dia Membungkuk, Dia Mencium Tangan Gubernur Jateng Bibit Waluyo Yang Pernah mengatainya Sebagai Walikota Bodoh ⠀

Alkisah, Saat menjabat sebagai walikota solo, dia dikatain bodoh oleh gubernur Jateng Bibit Waluyo lantaran menolak rencana pembangunan mall di atas lahan bangunan kuno bekas pabrik es Saripetojo, Kampung Jantirejo, padahal dari pihak Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo telah menyetujuinya.

Alasan Jokowi menolak pembangunan mall di lokasi tersebut adalah, yang paling utama karena keberadaan mall di sana dikhawatirkan akan menggerus rezeki rakyat kecil yang sudah puluhan tahun berdagang di sekitar lokasi tersebut, dan bahwa bangunan tersebut merupakan bangunan kuno (didirikan tahun 1888) sehingga layak dijadikan cagar budaya. ⠀

"Kami ingin membatasi keberadaan mal di Solo karena kami harus memikirkan keberadaan pasar tradisional," kata Jokowi pada 27 Juni 2011. ⠀

Dalam kesehari-hariannya, Jokowi kelihatan seperti sosok yang lugu dan murah senyum dan tawa, tetapi begitu menghadapi persoalan serius, apalagi menyangkut kepentingan rakyat banyak (rakyat kecil), jiwa kepimpinannya langsung muncul. Prinsipnya ngga tergoyahkan untuk tetap tidak mengizinkan pembangunan Mall di lokasi tersebut, meskipun Gubernur yang jadi atasannya kala itu Bibit Waluyo sampai murka dan mengeluarkan kata-kata yang ngga pantas kepada Jokowi di depan umum.

Media massa merekam kata-kata kasar Gubernur Bibit Waluyo pada 27 Juni 2011, dan masih bisa di baca atau di dengarkan hingga saat ini:

"Wali kota Solo (Jokowi) itu bodoh, kebijakan Gubernur kok di tentang. Sekali lagi saya tanya, Solo itu masuk wilayah mana? Siapa yang mau membangun?" Ujar Bibit kala itu.

Merespon makianLmakian Gubernur Bibit Waluyo dengan kata-kata kasar, "Walikota Solo yang bodoh", Jokowi meresponnya dengan tenang....

"Saya memang bodoh, dari dulu saya itu memang bodoh. Saya juga heran kenapa rakyat memilih orang bodoh jadi nya sampai dua periode."

Dan, memang kemudian rakyat Solo ketika itu ramai-ramai mendukung Jokowi dan marah kepada Gubernur Bibit Waluyo yang telah mengata-ngatai Jokowi seperti itu.

Jokowi tetap rendah hati

Meskipun sudah di bilang sebagai Walikota Bodoh tetapi Jokowi tetap sungkem pada Bibit Waluyo.

Kejadian menarik terjadi saat pelantikan Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Jumat 19 Oktober 2012.

Jokowi yang saat itu sudah menjadi Gubernur DKI Jakarta tanpa sungkan langsung mencium tangan Gubernur Jawa tengah Bibit Waluyo.

Alasan Jokowi mencium tangan Bibit Waluyo?

"Ya, ini kan saya sebagai yang muda, pak Bibit sebagai senior saya jadi selayaknya saya mencium tangan kepada yang lebih tua dan senior, ini masalah senioritas", ucapnya dengan tawa khasnya.

Karier Jokowi makin moncer, setelah lepas sebagai Gubernur DKI Jakarta, tahun 2014 Jokowi justru terpilih menjadi Presiden RI ke-7, dan karier Bibit Waluyo meredup bahkan padam seterah keok dari Ganjar Pranowo sebagai gubernur Jawa Tengah 2013.

Meskipun demikian jabatannya sebagai Presiden ngga membuatnya sombong, rakus demi memperkaya diri sendiri, malah justru tetap tampil apa adanya, dan tetap sederhana yang kemudian membuat rakyat Indonesia cinta dan sayang kepadanya.

Indonesia yang sebelumnya dicibir oleh negara tetangga yang bahkan negara lebih kecil, di tangan Jokowi Indonesia telah menjadi negara yang sangat di hormati dan di segani oleh negara-negara tetangga bahkan dunia...semua itu berkat kepemimpinan Jokowi yang ikhlas berjuang membangun Indonesia Maju

Terlepas dari penghinaan seorang Gubernur Bibit Waluyo yang mengatakan walikota Solo Bodoh, dan dihadapinya dengan sabar atau memang takdir Tuhan yang sudah menentukan bahwa Jokowi justru menunjukkan betapa orang yang di hina justru ditinggikan derajatnya oleh Tuhan, dan yang menghinanya justru hancur dan pada akhirnya dia akan malu pada dirinya sendiri, keluarganya, bahkan malu pada rakyat Indonesia karena ulahnya sendiri yang sombong.

Kita semua meyakini bahwa prinsip dalam kehidupan tetaplah sama dan sepadan kepada siapapun di dunia ini, bahwa orang yang mampu menunjukkan kerendahan hati, cepat atau lambat akan di tinggikan derajatnya oleh Tuhan, begitu juga sebaliknya.
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Proudly powered by Blogger