ISTANA RAKYAT DI ERA GUSDUR

DESA CILEMBU ~ ISTANA RAKYAT DI ERA GUSDUR
Saat lebaran, Presiden Gus Dur ingin open house di Istana Merdeka. Menerima rakyat, siapapun dan dari manapun, dalam suasana Idul Fitri. Gus Dur ingin istana kepresidenan menjadi benar-benar istana rakyat. Bagian kerumahtanggaan istana menyarankan agar presiden menerima rakyat di teras istana saja. Apa daya, Gus Dur malah bersikeras ingin agar Open House digelar di ruang utama (credential room), tempat presiden menerima presiden negara ĺain, duta besar, dan tamu kehormatan negara lain. Perkaranya, karpet di ruang utama masih kinyis-kinyis, masih baru. Gres.

“Lha karpet itu kan rakyat juga yang beli….” jawab Gus Dur menegaskan keinginannya.

Maka, jadilah momentum Idul Fitri tahun 2000 itu Lebaran Rakyat. Ribuan rakyat antri mengular ingin menikmati Istana Merdeka dari dekat. Ada yang bersepatu dan berpakaian rapi, ada yang bersarung, bahkan ada yang bercelana kumal bersandal jepit karet yang talinya disambung rafia karena putus. Yang terakhir ini berasal dari Lamongan, demikian pengakuan pria ini kepada wartawan. Ia berangkat khusus demi momentum ini.

Rombongan tuna netra juga hadir, tukang kebon dan pasukan kuning di Tugu Monas malah hadir dengan baju kebesaran berwarna oranye dan aroma yang khas sampah. Anak-anak jalanan juga datang diiringi orangtuanya. Semua diterima oleh Presiden Gus Dur. Baca juga:
  1. Filosofi Dagang Thionghoa
  2. ZULKARNAEN disemprot YENI WAHID
Hari itu, istana megah benar-benar dikukuhkan Gus Dur sebagai istana rakyat dan mereka dijamu dengan spesial. Karpet istana yang mahal dan mewah, yang dibeli memakai uang rakyat, benar-benar dinikmati rakyat. Karpet berwarna biru tua dengan kembang-kembang kuning keemasan di sepanjang tepiannya itu telah kumal terinjak oleh kaki rakyat yang sebelumnya menjejak gerimis di tanah.

Hari itu, Istana Merdeka benar benar menjadi istana rakyat.

Dinukil dari buku Presiden Gus Dur The Untold Story : Kiai di Istana Rakyat karya Pak Priyo Sambadha

Untuk almarhum Gusdur lahumul Fatihah 🌹🌹🌹
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Proudly powered by Blogger