SINGGASANA SANG PEMAKI

Desa Cilembu ~ SINGGASANA SANG PEMAKI
Untuk pertama kalinya dalam sebulan terakhir, laki-laki itu menunduk.
Sudah sejak lama dia mendongak dan angkuh, setidaknya sejak dia diangkat menjadi kepala polisi pamongpraja desa Aleksin pada 20 tahun lalu.
Minggu-minggu ini matanya tanpa ekspresi. Kosong.
Sesaat dia menatap wajah manusia di sekelilingnya, lalu dia mengalihkan pandangannya dan berbisik kepada istrinya: "mereka itu jahanam! Kamu harus pergi dari sini sebelum mereka membunuhku dan juga membunuhmu."
Istrinya mematuhi perintah itu - dia pergi seketika sembari meninggalkan surat. Isinya begini: "Akhmatova, ada satu kursi di gudang bawah tanah yang selama ini kurahasiakan, dan itu harus segera kamu duduki - jika berhasil, kamu pasti akan menjadi pemimpin negara, jika tidak nasibmu akan hina, sehina-hinanya - 5 tahun sebelum kematianmu!" Akhmatova merenung lagi: rumahnya tidak punya gudang bawah tanah, dan tentunya kursi itu tidak pernah ada.
Apa maksud surat itu? Istrinya, Iriskova, sudah menghilang.
Akhmatova berkeliling mencari kursi di seputaran rumahnya.
Sambil memaki dan mengumpat karena ia tak kunjung menemukan kursi itu, kecuali kursi-kursi butut yang patah kakinya. Dalam putus asa dia berteriak, kepongahan yang telah sebulan hilang, kini muncul kembali.

Dia pergi ke pasar kecamatan yang tidak jauh dari Aleksin: Oblast Tula. "Wahai manusia bodoh dan tak beriman!" Akhmatova berteriak, "aku mencari kursi untuk kududuki, agar aku jadi kepala negara. Siapa yang tidak membantuku untuk mencarinya, akan kubunuh satu persatu jika kelak ini terlaksana!"

BACA JUGA: 3 MUALAF YANG JADI ANJINGNYA HTI

Sebagian orang yang ada di pasar percaya akan seruan ini. Lalu mereka sibuk mencari kursi, tapi tak ada satupun kursi yang sesuai dengan kehendak Akhmatova. Hingga akhirnya seseorang menemukan kursi yang unik: kayu berukir persis singgasana raja. Anehnya, di mana kursi itu diletakkan, seketika puluhan ekor babi mengelilinginya. Akhmatova tertarik. Dia senang, ini pertanda bahwa kursi itu memiliki daya tarik - setidaknya bagi para babi.

Bersambung ke SINI
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Proudly powered by Blogger